Musuh Bebuyutan

Sebaik2nya orang, sebanyak2nya nasihat untuk membersihkan hati, tidak mendendam, mudah memaafkan, tidak bermusuhan etc dll dst, kayaknya setiap orang punya (at least) 1 musuh bebuyutan. Aku bilang musuh ini ga mesti orang jahat yang selalu bikin berantem dan teriak2 kayak di sinetron sih. Tapi lebih pada orang yang kelakuannya selalu salah di mata kita, selalu bikin kita sakit hati dan susaah banget untuk dimaafin. Wallahualam biasanya malah orang yang kayak gini ini yang selalu dekat di hidup kita alias nempeeel terus. Mungkin itu caraNya untuk menempa hati dan karakter kita kali ya, mungkin juga dengan begitu si musuh ini jadi bisa memperbaiki diri juga. Who knows.

Nah aku punya satu orang yang kayak gini. Bukan berarti aku ga punya sakit hati sama orang2 lain, tapi untuk orang yang satu ini tuh hati kayaknya keraaas banget. Susah untuk menerima kelakuannya, susah untuk memaafkan dan susah untuk mengakuinya sebagai bagian dari hidupku. Berat banget nampaknya ya? Tak usahlah disebutkan siapa orang ini, yang jelas dia cewek sebaya. Menurutku dia udah banyak sekali bikin kekacauan dalam hidupku tanpa merasa bersalah. Namun karena dia kayaknya ga bisa dilepaskan dari hidupku, aku ingin berusaha menyembuhkan borok hatiku dengan mendaftar semua sifat buruknya dibandingkan dengan sifat burukku. karena bagaimanapun ketidakcocokan kita bukan semata karena keanehan dia, tapi pasti karena kenyelenehanku juga.

Dia di mata gue
Sok tua
Gila hormat
Cerewet
Gak mau kalah
Suka iri
Maunya untung sendiri
Gak mikir perasaan orang
Suka yang ribet
Ga bisa menerima perbedaan
Negative thinking
Suka bergunjing
Provokator
Gak dewasa

Kelakuan Minus gw
Aku ga bisa basa-basi
Suka ceplas-ceplos dengan pendapatku
Ga bisa menunjukkan kasihsayang dengan terbuka
Mukanya selalu cemberut
Ga bisa pura2 hepi kalo emang lagi bete
Suka ngatur
Sok tau
Gak mau kalah
Gak suka nurut
Emosian
Moody
Suka menentang
Gampang sakit hati, pendendam dan susah memaafkan

Lega? Not really. Tapi at least aku sadar betapa bertentangan-nya sifat kami. Bukan perbedaan yang saling melengkapi, tapi yang saling melawan. No wonder kita clash terus.
Yang bisa aku lakukan sekarang? mencoba berdamai dengan perbedaan itu, anggep aja dia orang Zimbabwe, aku orang Eskimo jadi ya kebiasaan dan cara pandang kita emang ga bisa disamakan. Minimal aku ga berkata kasar, ga balas dendam dan berusaha lebih legowo lagi.

Susah ya jadi orang dewasa………

Advertisements