My Kinda Movie

I have two kinds of favorite movie, the one I’d like to watch over and over again, and the one that really got me the first time I watched, got me thinking, crying, laughing and all but never want to watch again just because it’s too intense, too personal.

Notting Hill, You’ve Got Mail, Cars, are among those in the first category. Tell me it’s on tv and I’m booked for the night. I will smile on the same scene, laugh, cry and gasp.

The Interpreter, Inception, Rattaouille are those movies I’m reluctant to watch the second time. Because I already know the highs and lows and when it’s gonna happen. I don’t want to see it again, the way I don’t want to experience highschool all over again. It’s good, I know, but let it be a good memory that belongs to the past.

Beautiful Creature falls on that category, the second one.

In each and every movie that involves a love story, I always manage to find flaws. Even in Notting Hill and You’ve Got Mail. The girl is too perfect, the romance is too much, the story is too predictable, too American, too unrealistic, too cheesy, too mush fantasy, too good to be true.

Beautiful Creature is perfect. It has all the ingredients in just the right amount. Just right.

It has fantasy, romance, good quotes, heart breaking scenes, scene that make you blush, good actor and acresses, interior, costume, tears, humor, evil, surprises, positivity,quirkiness and a good ending.

But do I want to watch it again? No thank you, It’d be too painful. I took it to personally.

images?q=tbn:ANd9GcQbyKaV53tIzXZwRTA8c8dLv0-Pa8GQRhztiR4ewmq-xJmHDlaw

from justjared.com

PNS vs NGO

Beda tempat kerja, beda juga budaya dan mental kerjanya. Atau sebaliknya? Orang dengan mental kerja tertentu cenderung mencari kerja di tempat yang sesuai dengan prinsip dan idealisme nya sehingga tercipta lingkungan kerja yang seragam dan tipikal.

PROYEK BARU

PNS: Ada honornya ga?

NGO: Aku bisa bantu apa?

ORANG MINTA TOLONG

PNS: Kayaknya ga masuk jobdes gw deh, disuruh siapa? udah lengkap belum dokumennya? mau selesai kapan?

NGO: Segera saya laksanakan

TEMEN NAIK PANGKAT

PNS: Kok bisa ya? sapa backingnya? ya iyalah dia kan ini-itu

NGO: Pasti kerjaannya tambah berat

DINAS LUAR

PNS: Eh kok dia terus sih yang dikirim dinas luar? tunggu giliran dong.

NGO: Ya udah ada tugasnya masing2

TAWARAN KERJA BARU

PNS: Gilak aja, disini gw udah dapet pensiun, tunjangan, kerjaan mapan

NGO: Tantangan baru? Gaji baru? Orang baru? Go for it!

KENAIKAN GAJI

PNS: Mana nih kenaikan gaji ga turun2

NGO: Kudu kerja lebih keras lagi nih kalo mau tambahan income

KUNJUNGAN PEJABAT

PNS: Hormat pak!

NGO: Mau apa lo?

KETEMU ORANG ASING

PNS: Sama dia aja deh, dia Inggris-nya jago

NGO: Hi, how can I help you

DUIT SEGAR

PNS: Bagi2 lah, biar ga ada yang nyinyir

NGO: Salurkan pada yang membutuhkan

CALON MERTUA

PNS: Anak Om terjamin

NGO: Kadang basah kadang kering ya Om

LIBURAN

PNS: Berapa jatah cuti gw? Ikut workshop di luar kota aja deh, bawa keluarga gpp kan ya?

NGO: Bulan depan gw liburan 4 minggu, jangan dicari ya, gak digaji gak masalah. Nepal waits for no one!

KEBUTUHAN PRIBADI

PNS: Ini ada tunjangannya ga? masuk askes? di koperasi ada ga?

NGO: Kalo ada duit beli, ga ada ya ga beli.

KEBUTUHAN KERJAAN

PNS: Disediakan ngga sama kantor? minta TU aja, kalo ga dikasih ya ga mau kerjain gw.

NGO: Kalo ga ada beli, ga ada duit pake duit gw

FASILITAS KANTOR

PNS:  Sederhana aja lah, yang penting ada sisa duitnya buat ongkos

NGO: Yang super keren dong, sesuai jatahnya

Kalo aku sendiri? I fall in between the two. Aku pernah kerja di kedua bidang, tapi aku sejujurnya menolak untuk digolong2kan karena aku ingin membebaskan diriku untuk mencoba segala hal dan serius menekuninya tanpa mengubah karakter dan idealisme -ku sendiri.

Disclaimer: Nggak semua PNS/NGO berpikiran seperti itu, tapi cara berpikir seperti itu wajar aku dengar dari teman2ku di kedua bidang tersebut. Nggak semua negatif dan ga semua positif, pemikiran itu muncul kan karena latar belakang pekerjaan masing2. Ada yang mau jadi PNS karena pengen hidupnya ‘ditanggung’ negara, ada juga orang NGO yang cari kerja di LSM karena duitnya gede. Padahal kedua bidang tersebut sangat mulia kalo didasari dengan PENGABDIAN. Toch?!

 

Follow Tuesday

I love the ‘follow’ system in wordpress, this way I dont have to open multiple blogs just to check on new posts. 

The first month I was in WordPress I only followed my friend’s blog which is very few now that most of them ‘migrated’ to microblogging and instan messaging :(. Determine to make my WordPress Reader a livelier place to where I go every morning or whenever I need to escape the real world

Thus I start to look, one blog I already followed is a WP, once I follwed hers suggested blogs start to come up and more interesting ones. So these are some blogs I just followed just to give you some ideas….

Doddlemum…yes people, illustrator does exist and this one appear in the shape of a reguler mom. It still amazes me how she is able to capture the everyday events into and artsy ilustration that reminds of Roald Dahl’s world

Going Dutch….to feed the nostalgic side of my body I clicked on her blog and loved it. It’s not just about Netherland, but it also about the live of a migrant woman who marry and have children with local. Her photos and writtings is soothing really. 

Amateur Chef.…ok I honestly haven’t read his blog yet, but it has food pictures and his posts seems very understandable for a commoner like moi -who has the passion to cook but not the ability (yet)

and these blogs might also be interesting to be followed

Jump for Joy Project – Collection of jumping photos 

Bucket List Publication – travelling journey of an adventurous mom

Enjoy!

Masalah Magang..*sigh

Jadi….magang itu hal yang positif sodara2. Saya pro sekali terhadap program magang ini karena memberi kesempatan siswa untuk terjun ke dunia kerja jadi nanti kalo cari kerja ga kagok dan udah ada pengalaman yang bisa dijual di CV. 

Itu dari sudut siswa magang, nah gimana pendapatku dari sisi pekerja yang ditebengi anak magang? Pros and cons I must say. Di satu sisi aku senang mereka bisa belajar dari sistem kerjaku, sukur2 kalo bisa bantuin kerjaan2 kecil. Tapi di sisi lain yang namanya ditumpangi orang asing di wilayah teritori kita itu agak risih buatku. Menurutku kalo mau jadi anak magang yang sempurna di mata Orit (yes….moi) maka ada aturannya. 

RED FLAG

Ini semua aturan norma kesopanan dan kewajaran biasa, jadi kalo udah melakukan ini ya gak akan diterima di tempat kerja manapun

  1.  Mencuri, mengambil barang2 kantor baik yang insignifikan (stapler) sampai yang confidential (dokumen)
  2. Tidak Rapi, mulai dari penampilan (pake sendal) sampai pekerjaan (buang sampah sembarangan)
  3. Menggoda, nanya2 pacar lah, minta dianterin pulanglah, mepet2 lah, pokoknya kalo udah nyerempet sexual dan romantisme kalo di kantor ga pantes deh

YELLOW FLAG

Kalo ini mungkin penyelewengan yang masih bisa diperbaiki atau diingatkan ya, tapi kalo ga digubris juga ya ke laut aja sonoh

  1. Menolak dikasih pekerjaan/gengsi/pilih2 kerjaan. Udah deh masih untung lo dibolehin nebeng disini jadi bersyukurlah kalo ada yang kasih kerjaan sekecil apapun.
  2. Bengong. Udah dikasih kerjaan, udah dikasih tau caranya, masiiiih aja bengong ga dikerjain tapi ga nanya juga. 
  3. Dikit2 nanya. Bertanya itu bagus, tapi cobalah mencari solusi dan informasi dulu sebelum tanya. Jadi ga semua hal ditanyain; dari cara ngapus tabel, sampe kursinya pak ini dan pak itu dll
  4. Berisik, lha kalo pegawe aja kalo diberisik banyak yang sewot gimana anak magang yang ketawa ngakak, cekikikan, ngomong keras2 dll
  5. Maen hp terus di kantor. Kecuali magang di konter hp mendingan ga usah deh maen2 hp. 
  6. Nelpon/sms orang kantor diluar urusan kantor. Urusan kantor pun kayaknya ga perlu juga kalo anak magang yak. 
  7. Sama orang lain ga pake permisi, terima kasih, kasih salam, bahkan ga pake Pak/Bu/Mbak/Mas

PINK FLAG

Nah ini murni hal2 yang dibenci banget sama Orit, jadi kalo ada anak magang yang kayak gini mendingan jangan deket2 eke deh

  1. Suka ngeliatin, orang lewat diliatin, orang makan diliatin, orang nelpon diliatin, orang browsing diliatin. Duh! situ dari gua apa gimana sih, risih tauk
  2. Sok akrab. Minta2 nomer pin BB, minta foto bersama, minta tolong sambil manja2, minta ditraktir hih! mentolo napuk
  3. Bergerombol, foto copy aja ber3, ngetik kerjaan barengan, nganter surat minta dianterin temennya, nanya alamat pun ga berani sendirian. Plis deh, selain berisik dan ganggu, belajarlah mandiri, yang lain kan bisa kerjain hal lain. 
  4. Pasif, nggak ada kerjaan ga minta, gak ada inisiatif, ga nawarin bantuan, mendingan lo pulang aja deh
  5. Kalo ditanyain diem aja/jawabnya minim/suaranya pelan banget padahal kalo sama temennya rame bener.
  6. Nyuruh/minta tolong sama pegawai, lha ini yang magang elu apa gw? 

GREEN FLAG

Kalo udah nggak melakukan hal2 diatas, seorang anak magang yang lebih baik lagi adalah yang melakukan hal2 ini

  1. Melakukan pekerjaan dengan sigap setelah sekali dikasih tau 
  2. Berinisiatif melakukan pekerjaan dengan cara yang lebih efektif
  3. Menanyakan hal-hal apa yang bisa dilakukan
  4. Mencatat petunjuk, informasi dan hal2 yang akan berguna untuk kerjaannya nanti
  5. Mengisi waktu dengan melakukan laporan/pekerjaan sekolah kalo ga ada tugas kantor
  6. Menghormati kalo ditawari makan/ikut kegiatan diluar kerjaan, jadi ga perlu langsung nolak atau malah senyam2 ga jelas 

 

 

April Mop (not)!

Tanggal 1 April kemaren selain kota Malang berulang tahun (orang mana lagi sih yang apal bener sama tanggal lahir kotanya dan rajin ngucapin meskipun gada perayaan? orang Malang emang kok ;)) juga menjadi salah satu hari Prank Joke sedunia. Alias kita boleh ngerjain orang tanpa merasa bersalah (really?). Terutama tanggal 1 April 2013 kemaren banyak yang kena dikerjain sama Google dengan GoogleNose…..kill joy banget deh, aku kan dari dulu pengen banget bisa transmit bau2an via digital media :(. 

Sore harinya, sekitar satu jam setelah aku dan Mozi sampe di rumah aku menelpon Bapake dengan nada super panik 

“Bapak dimana? cepet pulang ya. Emergency!”

“Udah deket Buk, lagi ambil laundry. Oke segera”

Bapake juga ga nanya emergency apaan, akunya jadi ga sempet jelasin. Mungkin Bapake mengira lagi dikerjain April Mop kali yak? Ato ikutan panik beneran sampe lupa nanya ada apaan?

Begitu aku denger suara sepatu besi si Bapak (itu tuh safety shoes yang seberat setrika itu) berjalan dengan cepat di tangga aku langsung keluar. Kamar dalam keadaan gelap gulita, dengan sedikit cahaya emegency light, sementara Mozi tiduran di kasur nonton Yutub  sambil ngomel (eh?). 

“Kebakaran pak!” aku bingung mau bilang apa lagi

“Apa yang kebakar?”

“Itu rice cooker njeblug!”

“Oalah…alhamdulillah, aku kirain Mozi panas kejang lagi”…Pake lega

lheee…..aku masih panik inih!!

Jadi ceritanya begitu nyampe rumah sore itu aku masak nasi seperti biasa, karena Mozi senengnya makan nasi anget. Pas ditanyain mau lauk apaan, Mozi bilang pengen kornet dan dia langsung bongkar2 kotak persediaan dan nemu Swallow agar2 bubuk dan minta dibuatin. Ya udahlah sambil nunggu nasi aku rebus air dan ager2. Begitu mendidih aku tuang ke cetakan. 

Lagi konsentrasi mindahin cetakan ke meja, lha kok bau kebakar ini apaan. Karena mau ngecek rice cooker dan kabel2 yang mungkin kebakar aku langsung taruh puding panas itu di meja dan kayaknya kurang pas posisinya jadi Byur! puding mendidih itu tumpah sodara. Hyaaaa ini kaki, tangan, badan rasanya mak nyooooosss. Lha kok ya si Mozi mendekat, jadi dia kakinya ikutan kena dan nangis lah meraung2. Walaahhh….what a joke

Gak kepikiran Rice Cooker aku langsung gendong Mozi ke kamar mandi dan aku siram air dingin sampe ilang merah2nya. Aku pun demikian. Jadi kami berdua keluar kamar mandi dengan baju basah kuyup. Rencananya abis ganti baju mau ngecek sumber bau gosong lagi, lha kok belum sempet jalan, aku liat kabel rice cooker udah berasap dan Cetar! Cetar! keluar percikan apinya dan BRET! Semua listrik mati setelah bunyi ledakan kecil. MAAAKKKK….what is thisss?

Alih2 manggil security, aku ngecek keluar dan liat lampu tetangga ga mati. Jadi at least konsletnya ga sampe bikin semua tetangga mati lampu. Aku buka2 in jendela dan ga berani deket2 ke rice cooker samsek. Lagian listrik udah mati dan ga ada api ini, jadi aku ga tau mau ngapain. Saat itulah aku langsung nelpon Pakne. 

Ternyata kata Bapake sekring rumah ini lumayan canggih. Kalo ada konslet dia langsung otomatis njegleg/njepret jadi otomatis semua aliran listrik mati dan ga ada resiko kebakaran. Aduuuh aku udah takut aja bakal gelap2an selamanya (lebay). Jadi sama Pakne cuma di ceklik saklarnya dan nyala semua deh. Tinggal Rice Cooker aja yang kasus.

Setelah diperiksa ternyata kabelnya kemasukan air yang ngalir dari tutupnya. Emang dasarnya rice cooker tua (7taunan) jadi mungkin sistem kerjanya udah ga maksimal lagi. Uap yang mestinya ditampung malah berleleran keluar. Bahaya banget kan.

Jadi begitulah, si rice cooker tua pensiun dan begitu ditaruh di luar langsung mau diembat mbak cuci. Syukur deh kalo masih berguna. Besoknya kita beli rice cooker yang sama persis hhehehehe

So that was our April 1, which was not a joke. Rather a small accident. I hope you had a better one!