JSF2013: Karaoke Bersama Macy Gray dan All4One

Satu, dua tahun sudah sejak terakhir bisa teriak2 di microphone nyanyiin lagi melo sampe lagu dangdut bareng temen2 seirama. Berkali2 bikin rencana gagal, bahkan saat berinisiatif nraktir pun gagal karena kurang antusiasme.

Tapi semua itu terbayar sudah.

Sekitar beberapa minggu setelah lebaran. Disaat ribet2nya ngitung keuangan buat liburan keluarga, sebuah Tweet dari Java Musikindo menggelitikku. Macy Gray akan hadir dalam Java Soulnation 2013 awal bulan Oktober 2013. Karena artis yang konfirmasi baru sedikit (tidak termasuk artis lokal) jadi harga tiket masih pre-sale murah banget. 120 ribu belum termasuk pajak. Aku langsung tancep gas. Harga tiket segitu nggak ada apa2nya dibanding harga tiket konser artis manca lain. Ah dasar rejeki, mungkin karena masih awal2 penjualan tiket jadi masih ada promo Indosat beli 1 gratis 1 tiket. Jadinya 160ribu dapet 2 tiket. Gimana ga murah coba? harganya lebih murah daripada nonton Afgan (kali’).

Beberapa hari menjelang hari H beberapa nama artis ditambahkan dalam line-up salah satunya band Indie yang dari dulu aku incer Mama’s Gun, Karmin dan Far East Movement. Tapi yang paling menggetarkan jiwa adalah: yes All4One. Aku sampe googling untuk memastikan hanya ada 1 band di dunia ini yang namanya All4One. Dan dia perform dihari yang sama dengan Macy Gray. Jadi ga perlu beli tiket lagi. What a deal!

Hari H. Tepatnya hari Minggu tanggal 6 Oktober 2013. Setelah seharian berhasil nggak keluar rumah, jam 17.00 akhirnya ketiduran semua karena kecapekan. Jadi tepat pukul 19.00 kami bertiga, termasuk si kecil bangun tidur dengan energi penuh. Diputuskanlah untuk berangkat bersama2. Awalnya kalo nggak memungkinkan, berarti cuma aku yang akan berangkat.

Cuaca cerah untuk sore menjelang malam itu. Lalu lintas menuju Sudirman pun tergolong sepi sesuai perkiraanku. Karena sebuah festival musik Soul tidak akan membuat keributan yang berlebihan. Benar saja, ternyata di Istora Senayan pun kami masih bisa dapet parkir nggak jauh dari pintu masuk. Tapi hati masih kebat-kebit; takut telat, takut tiket nggak berlaku (saking murahnya), takut di dalem rusuh, takut anak kecil ga boleh masuk, takut si kecil nggak nyaman, takut kalo nekat pulang malem ga dapet taksi dll.

Alhamdulillah semua tidak terbukti. Masuk ke venue dengan lancar tanpa antri (aku hanya berharap event ini nggak merugi karena kurang pengunjung), di dalam pun lengang2 aja meskipun musik dari panggung outdoor sudah membahana. Kami menyusuri tenda2 dengan santai seperti lagi jalan2 di senayan aja dengan pengunjung2 soul yang dandannya lucu2 berseliweran.

Kami masuk LA Lights Main Stage dari salah satu dari banyak entrance menuju hall berbentuk stadium yang dikelilingi tribun pentonton. Depan panggung sudah dijejali penonton, meskipun tidak penuh. Kami memilih tribun supaya bisa duduk santai. Dan itu pun kita bebas memilih karena tergolong sepi dan nggak ada aturan duduk juga. Inilah enaknya festival musik, nggak ada pembagian kasta.

Kedatangan kita jam 20.40 pun ternyata belum terlambat, karena performance belum mulai. Tepat pukul 21.00 layar dbuka. 4 pria LA yang dulu tampangnya begitu familiar di televisi itu muncul. Wajahnya sudah tampak lebih tua, tapi suara mak suara…..nggak ada bedanya sama kualitas CD asli dengan speaker Phillips. Bersih tanpa cela. Gayanya sih nggak beda jauh dengan tahun 1995an, jas navy dengan pantalon marun. Gaya2 acapella di depan microphone tanpa gerakan dance yang berlebihan (malah terkesan old-skool).

Tanpa banyak kata gemuruh sorak penonton di pecah dengan “I can love you like that” dengan paduan keempat suara yang selaras. Bukan cuma satu suara seperti Boyband jaman sekarang. Dilanjut beberapa lagu baru dengan selingan lagu2 lawas yang bikin meleleh sekaligus teriak2 seperti ‘So Much in Love’, ‘She’s Got Skillsz’, ‘ I will be right there’  ‘ Turn to you’ dan favoritku soundtrack nya Hunchback of Notredame ‘Someday’. Yang berkesan sih waktu mereka duduk dan beracapela melantunkan ‘as we walk down the aisle, together……’ uhuhu ademmm rasanya hati. Terus mereka minta penonton nyanyiin bareng.  Beberapa kali juga mereka menyanyikan lagu terbaru mereka yang terkesan lebih masa kini dan upbeat. Tapi nggak ada yang bisa ngalahin nostalgia 1990an yak…

Kelar All4one kita keluar dengan malas, mungkin karena performance selanjutnya masih di ruangan yang sama, atau karena masih sendu sama lagu2 nostalgia. Di luar pun kami bertiga ngga berminat stage-hopping. Pengen sih nonton Project Pop tapi ternyata mereka di panggung outdoor dan kita udah bisa liat dari tempat kita nongkrong di luar Main Stage.  Jadi sambil dengerin lagu2 banyolan Project Pop kita keliling stand, karena Mozi ngotot pengen ke stand First Media karena dia kira ada Video Game-nya.  Sekalian aku juga pengen nyari cemilan2 ganjel laper. Yah akhirnya malah jadi highlight of the night-nya Mozi karena dia dapet berbagai macam merchandise dari setiap stand yang dimasuki; mulai dari pulpen, name tag, stiker, stiker, stiker, glowstick, button dan yang paling hit adalah CD Maher Zein hasil bapake ikut kontes tendang bola. Ehhhh ini nonton konser apa pasar malem sih. Kalo aku cukup gembira di stand-stand makanan karena jualannya enyak2; hotdog, pizza, bakso dan yang nggak tertahankan adalah Cookie Icecream yang wenak banget. Terbayar sudah ngidam eskrim semingguan.

Sekitar jam 21an kita udah siap2 masuk ke Main Stage lagi untuk Macy Gray, tapi karena tau performance nya biasanya baru mulai 10-15 menit kemudian, jadi kita sante aja makan2 sampe puas. Begitu masuk kita kali ini dapet tribun yang tepat di seberang panggung jadi nontonnya nggak miring lagi, meskipun keliatannya kecil.  Macy Gray ini agak special buatku karena aku dulu sukanya diem.  Karena dia kan bukan tipe penyanyi yang Heits banget, tapi aku suka lagu2nya setiap diputer di MTV. Bahkan pas jaman magang di Bangkok sendirian aku beli cdnya dan aku puter sampe bosen di kamar kos yang kosong melompong.

Jadi bisa dibayangnya jejogedan-nya aku begitu terlantun ‘Many times I’ve been told that I should go, they don’t know what we’ve got baby…’ atau saat band memainkan reff  dan seluruh stadium menyanyikan ‘I try to say good bye but I chocked, try to walk away but I stumble..’ Tak henti2nya aku bertepuk tangan, melambai2 dan meneriakkan ‘I Love You’ hanya supaya dia tau kalo penontonnya (aku) antusias (karena penonton lain banyakan ibu2 bapak2 yang manggut2 doang, ato ABG yang kagak ngarti).  Selain itu dia cover lagunya Radiohead-Creep (yang lumayan bikin Bapake girang), You and I -Stevie Wonder, Roxette-Like Lovers Do dan ditutup Mettalica-Nothing Else Matter dengan suara serak-nya itu. Bener2 menghangatkan suasana malam. I just wanna hugh her! Sayangnya ‘Don’t Forget Me’ soundtrack-nya  Confession of a Shopaholic nggak dimainkan.

Dari karakter lagu dan liat video klip-nya sih aku ngira si Macy Gray ini model2 penyanyi soul yang cool dan tenang. Semacam Lauryn Hill atau Sasha’s World (salah satu penyanyi Soul belanda yang pernah aku tonton). Tapi ternyata Gokilz! Orangnya nyentrik abis, slengekan dan cablak.  Di tengah2 nyanyi dia tiba2 buka jaket, andukan, duduk ngesot dilantai atau nongkrong di stand-nya drum. Belum lagi dia tiba2 berenti nyanyi terus asik mainin cincin-nya yang ternyata dilepas dan dilempar ke penonton. Terus celetukan2nya di panggung juga bikin grrr; kayak pas kita nyanyi kurang keras dia pura2 marah, dan dia cerita kalo menurut Google indonesia has beautiful girls with big tits…..grrrrr…… Yang paling berkesan adalah panggilannya untuk para penonton: SEXY PEOPLE….yeah.

Overall I had a great night, meskipun pulang jam 1 malem dan besoknya masuk kerja. Mostly karena aku nonton bareng Bapake dan si Kecil yang ikut senang dengan caranya sendiri. Tanpa ada yang rewel karena ngantuk (nggak mesti yang kecil) . Suasananya nggak hiruk-pikuk tapi tetep seru dan hidup. Nggak mesti bejubel dan gampang dapet tempat. Dan pulangnya nggak harus nongkrong nungguin taksi. Meskipun agak nyesel karena setelah aku ceritain ke anak2 kantor mereka pengen ikutan juga, yaaah tapi kalian sih udah ditawain pas harga pre-sale gak kasih kepastian. Kalo udah 300ribuan pada ga mau beli kan. Lain kali deh ya, masih ada JJF……

Advertisements

6 thoughts on “JSF2013: Karaoke Bersama Macy Gray dan All4One

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s