What wearing hijab means for me

Baru nonton buzzfeed ini https://youtu.be/_WosD_GTz_E tentang perempuan2 yang bereksperimen mengenakan hijab selama sehari dan memberikan kesannya.

Ternyata menurut beberapa kalangan mengenakan hijab itu opresi terhadap ekspresi perempuan, patuh terhadap kemauan lelaki, tidak pede/bangga dengan tubuhnya dan dipaksa oleh agama/budaya. Dengan segala kasus terorisme dan provokasi akhir2 ini, berhijab di negara yg tidak mengharuskannya dianggap tindakan yg tidak bijak. Karena pandangan orang dan perlakuan mereka kadang negatif thd wanita berhijab.

Bagaimana dengan aku? Apa tanggapanku tentang berhijab?

First of all berhijab bagi setiap orang itu beda2 motivasi dan interpretasinya. Meskipun di kitab suci bacaanya sama dimana2. Jadi I leave it up to them. I only express my personal opinion.

Pertama kali aku berhijab (15 tahun lalu…wow) dimotivasi karena takut. Intinya takut nggak mematuhi perintah agama, meskipun ada paham yg beranggapan perintah itu tidak wajib. Padahal ga ada yg maksa aku juga, wong orang sekitarku pada ga pake. Malah pada saat itu aku mau berangkat ke Belanda, semakin anehlah keputusanku untuk memulai berkerudung.

Motivasi kedua cetek lah. Karena pengen buktiin kalo jilbaban itu gak harus lusuh dan gak modis. Yang ketiga aku juga mau tunjukkan prinsipku bahwa jilbaban itu ga harus nunggu status solehah/nikah/alim/haji. Jilbab malah bisa jadi langkah awal menuju alim itu tadi. Jadi janganlah ngejudge cewek jilbaban yg ga sealim bayangan orang, mungkin dia sedang memperbaiki diri dari luar.

Dari yang awalnya berhijab karena alasan superficial akhirnya makin kesini aku makin paham maknanya yg lebih dalam.

Hijab menutupi rambut, dada, lengan dan kaki bukan karena bagian tubuh wanita itu tercela. Tapi sebaliknya, karena bagian tubuh itu begitu indah dan berharga. Sehingga tidak perlu diobral ke semua orang. Hanya orang2 tertentu saja yang mendapat kehormatan untuk melihat keindahan itu.

Hijab diciptakan bukan untuk membunuh sensualitas wanita, tapi malah mengakuinya. Hijab mengakui bahwa wanita memiliki daya tarik yang lebih, sehingga perlu dilindungi dari setan yang bergentayangan. Bukan pria tapi setan.

Dan sensualitas wanita itu bisa begitu kuatnya sehingga sering kali mengalihkan perhatian dari daya tarik yang sama pentingnya, seperti intelektualitas, bakat dan kepribadiannya.

Keindahan fisik wanita itu tidak hanya dapat mendistraksi perhatian lawan jenis, tapi juga diri sendiri. Sering kali karena ingin memamerkan keindahan fisiknya wanita jadi lebih fokus pada mempercantik diri dibandingkan lainnya.

Selain itu hijab buatku adalah statement. Pernyataan bahwa saya mengakui saya Muslim, saya tidak malu dengan agama dan identitas saya, dan saya tidak akan bersembunyi meskipun banyak peristiwa yang berusaha menjelekkan nama kami.

Wallahualam bissawab

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s